WORKSHOP PENYUSUNAN PETA JALAN PENGEMBANGAN SEKOLAH PUSAT KEUNGGULAN SMK PARIWISATA TRIATMA JAYA TABANAN TAHUN 2021

SMK Pariwisata  Triatma Jaya Tabanan  sebagai salah satu sekolah yang mendapatkan bantuan SMK Pusat Keunggulan harus melakukan serangkaian perubahan yang harus dilaksanakan demi tercapainya program SMK Pusat Keunggulan ini di seluruh elemen sekolah ini. Workshop penyusunan  kali ini bertujuan agar  SMK Pariwisata Triatma Jaya Tabanan memiliki sebuah program kerja yang utuh dan jelas mulai dari tahun 2021 hingga tahun 2025. Workshop peta jalan pengembangan sekolah pusat keunggulan SMK Pariwisata Triatma Jaya Tabanan dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada hari Kamis 2 September 2021 dan Jumat, 3 September 202.  Dalam Workshop ini adalah beberapa rangkaian acara yaitu : Pembukaan acara workshop (ucapan selamat datang kepada undangan dan peserta), Doa, Penyampaian Susunan acara, Menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Sambutan Bapak Kepala SMK Triatma Jaya Tabanan, Sambutan dari perwakilan DU-DI, Sambutan dari Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Provinsi  Bali yang diwakili oleh Kasi Kurikulum Bapak I Gede Agus Rai sekaligus membuka acara workshop “Penyusunan Peta Jalan Pengembangan Sekolah Program Pusat Keunggulan” dilanjutkan dengan Arahan Materi dari B4TK BISPAR, Arahan Materi dari perguruan tinggi yaitu Politeknik Negeri Bali (PNB) serta arahan dari pengawas sekolah Bapak Drs. I Wayan Suwira, M.Si. M.Pd.

Dalam Workshop ini ada beberapa arahan materi  yaitu yang pertama dari Bali Besar P4TK: Pendampingan setelah kegiatan IHT, pemberian materi dari BISPAR nantinya bisa dilakukan secara daring dan bisa juga dilakukan secara luring. Materi terkait  penyusunan peta jalan untuk panduan pelaksanaan sekolah pusat keunggulan dimulai dari waktu pelaksanaan dan lain-lain (modul, KS-POS). Peta jalan merupakan sebuah perencanaan dari Kepala Sekolah dan seluruh warga di sekolah yang terlibat serta melibatkan dunia kerja dan dunia industri (DU-DI). Semua program ini dilaksanakan untuk peserta didik. Bagaimana nantinya peserta didik bisa sukses di dunia di industri dalam karirnya. Memadukan proses pembelajaran di sekolah dengan yang terlaksana di dunia industri sehingga nantinya bisa menjadi lulusan yang kompeten. Pengembangannya terkait dengan kurikulum, sarana dan prasarana, keuangan dan pembiayaan serta sudah memiliki kerja sama dengan DU-DI. Sekolah PK ini berdasarkan Inpres No. 9 tahun 2016. (5W + 1H) untuk menyusun dan merelisasikan pembuatan peta jalan sekolah pusat keunggulan. Profil Pelajar Pancasila bisa dijadikan acuan dalam penyusunan peta jalan sehingga nantinya bisa menyusun modul. Dalam smk pusat keunggulan ini adanya kemerdekaan belajar. Penguatan SDM (Magang Guru). Kurikulum Operasional Sekolah (KOS) nantinya akan disusun melibatkan DU-DI. Pembelajaran bebasis projek pada SMK Pusat Keunggulan ini ada pengajar dari dunia industri (50 JP). Penyesuaian standar profil sekolah PK dengan kondisi sekolah sekarang. Dengan memprioritaskan target utama yang ingin dicapai. Penyusunan sumber dana sesuai dengan waktu dan target yang ingin dicapai (krusial). Peta jalan ini bisa menjadi gambaran bagaimana keadaan sekolah 5 tahun ke depan dengan rencana dan target yang ingin dicapai. (Review kegiatan IHT SMK Triatma Jaya Tabanan : Kegiatan IHT diikuti oleh semua guru di SMK Pariwisata Triatma Jaya Tabanan untuk tindak lanjut sudah sampai dengan program keahlian dengan penyusunan ATP dan modul). Sekolah PK dipusatkan pada kelas X, Kelas XI dan XII masih memakai kurikulum K13. Guru yang kekurangan jam mengajar bisa mengajar di kelas X.   Proyek penguatan profil pelajar Pancasila : (Jam mengajar dihitung secara blok (bulanan) dengan 3 tema yang ada dengan  JP menyesuaikan (flexible). Pilih tema yang sekolah sudah siap dan pas dengan keadaan sekolah.  Diharapkan ada projek di akhir pembelajaran seperti pameran kegiatan hasil dari pembuatan produk dalam kegiatan pembelajaran sesuai dengan program keahlian masing-masing. Diharapkan juga bisa mengundang orang tua dalam kegiatan tersebut.

 


Arahan Materi Workshop Penyusunan Peta Jalan Pengembangan Sekolah Program Pusat Keunggulan dari Pendamping Perguruan Tinggi (PNB): Tahapan dalam pengembangan sekolah PK diawali dengan penyusunan peta jalan. Yang membedakan program Sekolah PK dengan program yang lain adalah adanya keterlibatan pemerintah daerah, adanya pendampingan dengan perguruan tinggi serta adanya keterlibatan dengan DU-DI. Perguruan tinggi nantinya akan membantu SMK dalam menganalisis kelemahan dan kelebihan dari program smk pusat keunggulan ini. Perguruan tinggi juga akan membantu mendampingi dalam menyusun kurikulum. Perguruan tinggi nanti juga akan mendampingi dalam kerja sama dengan DU-DI.

Arahan dari pengawas sekolah: Penyusunan Peta Jalan SMK Triatma Jaya Tabanan program sekolah Pusat Keunggulan. Sekolah yang memakai kurukulum PK adalah sekolah sudah menjadi sekolah pusat keunggulan. Ada beberapa tahapan untuk menjadi sekolah PK : Teaching factory – CEO – SMK Pusat Keunggulan. Perencanaan sekolah PK terdiri dari beberapa waktu, terdiri dari jangka waktu pendek, menengah dan jangka panjang.  Dalam sekolah PK data awal penting dilakukan untuk memetakan kemampuan siswa agar bisa mengantarkan siswa untuk mencapai mimpinya. Asesmen diagnostik ini sangat penting untuk bisa memetakan kemampuan dan mimpi yang ingin dicapai siswa. Dalam sekolah PK juga diterapkan sistem pembelajaran bebasis projek. Di mana semua guru mata pelajaran harus bersinergi dalam kegiatan pembelajaran untuk menghasilkan lulusan yang kompeten. Jenis produk yang dihasilkan oleh siswa juga harus didiskusikan dengan siswa seperti konsep pembelajaran Ki Hadjar Dewantara. Pada sekolah PK tidak ada program keahlian. Sehingga di kelas XI nanti akan ditentukan peminatan dan di kelas XII sudah matang. Dengan adanya sekolah PK tentu akan adanya perubahan sistem dari kurikulum sebelumnya. Ada perubahan juga pada jumlah jam mengajar dan juga nantinya akan berperngaruh dan perencanan simber dana seperti adanya perbedaan jumlah honor mengajar. Dalam sekolah PK adanya perlu adanya penyelarasan antara sekolah dengan DU-DI. Peta Jalan terdiri dari : Profil sekolah, Visi-Misi Sekolah, Analisis SWOT, (menentukan kekuatan, kelemahan, Peluang serta ancaman yang ada di sekolah, sehingga nantinya bisa digunakan untuk membuat peta jalan sekolah pusat keunggulan. Gambaran SMK(tentukan yang esensial, Rencana Aksi (Menetukan jenis kegiatan yang akan dilaksanakan disesuaikan dengan keadaan yang ada di sekolah dan juga disesuaikan dengan dana) dan Tantangan Sekolah (Revolusi industri). Dalam sekolah PK berkaitan dengan nilai-nilai budaya industri yang nantinya akan diselaraskan dengan pengajaran sekolah agar nantinya lulusan sekolah bisa teserap dunia industri.  Sehingga nantinya akan ada guru magang. Sekolah PK – BMW. Pendidikan bersifat dinamis dalam sekolah PK. Dalam sekolah PK perlu mengakaji program keahlian, Ranking kesesuain Program Keahlian-konsentrasi keahlian, komponen pembenahan (disesuaikan dengan perkembangan zaman, seperti sekarang disesuaikan dengan IT dan juga peningkatan kompetensi guru.

About the author

Leave a Reply