SMK PARIWISATA TRIATMA JAYA TABANAN GELAR IN HOUSE TRAINING (IHT)  UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS SDM

In-House Training adalah sebuah bentuk program pelatihan, dimana materi pelatihan, waktu serta tempat pelatihan ditentukan sesuai dengan yang diminta dan dibutuhkan oleh peserta atau perusahaan yang meminta. Umumnya pelatihan dalam bentuk in-house ini dilaksan oleh Perusahaan / Institusi / Dinas dalam rangka meningkatkan kualitas SDM di tempatnya. Sebuah training dapat dikataan penting untuk diberikan kepada karyawan, pimpinan, atau staf lainnya sebagai bagian dari persyaratan kinerja industri, standar keselamatan kerja, atau persyaratan pendidikan lanjutan. In house training pun akan sangat membantu meningkatkan kualitas SDM yang menjadi eksekutor atas ide, rencana, dan kegiatan perusahaan lainnya. Ini pun akan sangat bermanfaat membantu SDM perusahaan mencapai titik maksimum atas segala potensi dahsyat yang mereka miliki sehingga dapat mendorong tercapainya target yang sudah ditentukan perusahaan. Materi In house training biasanya relevan dengan permasalahan yang lebih spesifik yang dipinta langsung oleh penyelenggara. Perusahaan Anda sendiri yang menentukan topik apa yang ingin dibahas. Materi training akan dirancang secara khusus oleh pihak trainer / provider training yang Anda undang agar relevan dan berkaitan langsung dengan kinerja pada suatu bidang kerja tertentu dan mencari solusi jika terdapat permasalah terkait. Dengan demikian, ini bisa menjadi jaminan bahwa organisasi akan dapat meningkatkan kinerja para anggota dan meningkatkan kualitas dan hasil kerja para peserta secara langsung. Manfaat In House Training. Pelatihan dalam bentuk in house training biasanya digelar dengan berbagai tujuan atas target atau kebutuhan tertentu sebuah perusahaan. Setidaknya In-House Training memiliki beberapa tujuan diantaranya:

  1. Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang didayagunakan oleh perusahaan terkait. Hal ini diharapkan dapat mendukung target organisasi dalam upaya mencapai sasaran yang telah ditetapkan. Bekerja sesuai Misi dan Visi organisasi.
  2. Menciptakan interaksi antara peserta. Jika sebuah perusahaan / organsisasi, atau instansi memiliki banyak cabang yang tersebar di berbagai daerah, maka besar kemungkinan mereka memiliki cara kerja yang berbeda, pengalaman kerja dan pengalaman hidup yang berbeda, dan memiliki kualitas yang berbeda pula. Dengan In House Training peserta dapat bertukar informasi sehingga bukan tidak mungkin ini cara yang paling efektif untuk menciptakan standarisasi kinerja yang paling efektif. Mana yang paling bagus, mana yang paling efektif, dan mana yang terbaik bisa dibuat standar kerja di semua cabang sehingga semua cabang bisa berkembang secara merata dengan kualitas terdahsyat.
  3. Mempererat rasa kekeluargaan dan kebersamaan antara karyawan. Karena mereka bekerja untuk satu naungan yang sama, bukan tidak mungkin mereka tidak lagi kaku untuk sharing, bersahabat dan lebih kompak. Dengan ini keuntungan untuk perusahaan jadi sangat besar.
  4. Meningkatkan motivasi dan budaya belajar yang berkesinambungan. Hal ini bisa mengeksplorasi permasalahan-permasalahan yang dihadapi di lapangan yang berkaitan dengan peningkatan efektifitas kerja, sehingga dapat mencari solusisecara bersama-sama dengan kemungkinan solusi terbaik.


SMK Pariwisata Triatma Jaya merupakan salah satu SMK Pusat Keunggulan di Bali, Implikasinya SMK Pariwisata Triatma Jaya Tabanan perlu menyelaraskan persepsi agar tujuan dari SMK Pusat Keunggulan (PK) ini dapat tercapai karena ada beberapa perbedaan. SMK PK sendiri merupakan program pengembangan SMK dengan kompetensi keahlian tertentu dalam peningkatan kualitas dan kinerja, yang diperkuat melalui kemitraan dan penyelarasan dengan dunia usaha, dunia industri dan dunia kerja. Yang mana pada akhirnya menjadikan sebagai SMK rujukan yang dapat berfungsi sebagai sekolah penggerak dan pusat peningkatan kualitas dan kinerja bagi SMK lainnya. Oleh karena itu, SMK Pariwisata Triatma Jaya Tabanan mengadakan In House Training (IHT). Kegiatan ini dilakukan selama 10 hari yaitu dari hari Senin, 26 Juli 2021 s/d 5 Agustus 2021. Mendapatkan pendampingan dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali, Pengawas sekolah dan juga Perguruan Tinggi yaitu Politeknik Negeri Bali. Karena saat ini masih dalam masa pandemi dan sedang diterapkan kebijakan PPKM, maka IHT dilakukan secara daring.

Dalam kegiatan ini diikuti Seluruh guru SMK Pariwisata Triatma Jaya Tabanan yaitu sejumlah 61 orang. Dengan materi Kurikulum Merdeka Belajar. Dimana dalam kurikulum itu menjelaskan filosofi belajar menurut Ki Hajar Dewantara. Dengan Merdeka Belajar menjadi Capaian Pembelajaran. Dan dengan Merdeka Belajar dan capaian pembelajaran akan bisa membuat modul ajar atau perangkat ajar. Selain penyesuaian, juga ada beberapa perubahan yang sangat mendasar dalam kurikulum Sekolah Pusat Keunggulan ini. Selain kerangka kurikulum dan operasional sekolah, di kurikulum merdeka belajar ini merubah pola pandang saat memberikan materi kepada anak-anak. Dimana dalam kurikulum yang terbaru itu lebih memposisikan anak berdasarkan karakteristik masing masing sehingga sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki.

About the author

Leave a Reply